Contoh Naskah Drama anak sma

Contoh Naskah Drama anak sma - Kami akan sampaikan disini Contoh Naskah Drama anak sma lengkap sekali sehingga anda bisa mendapatkan Contoh Naskah Drama anak sma dini selengkapnya dan tentunya ini akan bisa menjadi Contoh Naskah Drama anak sma untuk pertunjukan anda dan tentunya Contoh Naskah Drama anak sma ini akan bisa menjadi salah satu prestasi anda disaat anda melakukan Drama dengan teman-teman anda dipentas. Ini adalah salah satu Contoh Naskah Drama anak sma terbaik yang bisa kami posting dan bisa menjadi pelajaran yang sangat berguna sekali karena Cerita Contoh Naskah Drama anak sma ini sangat menyentuh hati, kocak dan sangat menyenangkan sekali saat dipentaskan dengan teman-teman nantinya.

Untuk itu dapatkan Contoh Naskah Drama anak sma ini disini yang kami berikan lengkap sehingga bisa menjadi pertunjukan yang sangat bagus sekali, dan anda akan mendapatkan nilai bagus untuk Contoh Naskah Drama anak sma ini, lengkap sekali Contoh Naskah Drama anak sma ini dan pastinya kamu semua akan puas dengan Contoh Naskah Drama anak sma tersebut, dan untuk untuk itu langsung dapatkan Contoh Naskah Drama anak sma dibawah ini yang sobat semua.

Pada suatu hari  di sebuah lembaga pendidikan sekolah menengah atas (SMA) kedatangan seorang siswi baru pindahan dari kampung, siswi yang cantik, baik dan pintar.

Ibu guru :“ selamat pagi anak-anak… ! ”
Murid    :“ pagi bu…! ”
Ibu guru :“ anak-anak hari ini kita kedatangan seorang siswi baru
                dia merupakan pindahan dari SMA gunung malang! ”
Farah  :“ hah,,, gunung malang…??? ”
Murid :“hahahaha…!!! ”
Ibu guru :” ehh sudah-sudah, silahkan masuk nak! ”
(ibuguru pun mempersilahkan murid baru itu masuk kelas)
Ibu guru :” nah anak-anak ini dia siswi barunya, silahkan nak
langsung memperkenalkan siri saja! “
Chika :” terima kasih bu, ehm… selamat pagi teman-teman!
    Perkenalkan nama saya Chika , saya pindahan dari SMA 
    Gunung Malang! ”
Ibu guru :“ Oke… sudah? Mungkin ada yang di tanyakan? ”
Putra :“ saya bu… !!! ( dengan nada yang tinggi)
Murid : (serempak) “ wooowww…!!! ”
Ibu guru :” eitssstsss! Sudah-sudah, mau Tanya  apa kamu putra? “
Putra :” Emmm, minta nomor HPnya dong, alamatnya rumah kamu
    dimana? “
Murid :’’ Huuuuhhh…!!! “
Ibu guru :” sudah-sudah… silahkan Chika kamu duduk disebelah
                 Lisa “
Chika :” Makasih bu… “
( Chika pun duduk di sebelah Lisa )
Chika :’’ Hay Lisa… “
Asma :” hay Chika… “
( Waktu terus berjalan dan jam pelajaran pun terus        
bergulir, tidak terasa waktu istirahat pun tiba, dan Lisa
mengajak Chika untuk pergi ke kantin bersama )
Lisa :” Chika kekantin yuk…? ”
Chika :” ke kantin ya? Ayo…! “
          ( ditengah  perjalanan mereka menuju kantin, Chika
melihat seorang siswa yang sedang bermain basket
bersama teman-temannya, Chika langsung terpana pada
pandangan  pertama, setiba mereka dikantin Chika pun
langsung menanyakan seseorang itu pada Lisa )
Chika :” Lisa boleh Tanya ga? ”
Lisa :” Mau nanya apa? “
Chika :” kamu tau cowok yang pake jam tangan itu, siapa sih
    namanya ? “
Lisa :” yang mana sih? “
Chika :” Ihh… yang tadi cowok yang lagi main basket “
Lisa :” ooohhh… si Eza “
Chika :” Eza ?”
Lisa :” iya dia anak kelas tiga sama kaya kita “
Chika :” Ceritain tentang dia dong ? “
Lisa :” Ih…lu mah, Eza itu ketua team basket disekolah kita, dia
             Memang ganteng, pintar, tapi sayangnya dia agak sedikit
            Kurang ajar, Emm… Lu Tanya-tanya dia ada apa nih…? ”
Chika :” Ihhh… apaan sih, aku kan Cuma Tanya aja, sekedar pengen
             Tau aja, ga apa-apa kan? “
Lisa :’’ Emmhh… jangan-jangan? ”
Chika :” jangan-jangan apa sih ! Eh udah yu masuk…”
Lisa :” ayo… lu suka ya ma si Eza? “
Chika :” apaan sih, ( Chika pun langsung menundukan kepalanya )
Udah ah… “ ( Chika pun langsung menarik tangan Lisa untuk pergi  ke kelasnya )
                 
          ( Sepulangnya dari kantin pada saat di perjalanan, tiba-
tiba Chika saling bertabrakan, yang hamper membuat
Chika terjatuh tapi untungnya terselamatkan oleh Eza )

Lisa :” ya ampun…!!! “
Chika :” aduh ( sambil menatap mata Eza) “
Eza :” Sorry…”
          ( Tiba-tiba bel masuk pun berbunyi, mengagetkan mereka,
sehingga Eza menjatuhkan Eza lalu Eza pun meninggalkan
Chika dan berlari ke kelasnya )
Chika :” Aww…! “
Lisa :” hahaha… cepat bangun (sambil mengulurkan tangannya) “

( setibanya mereka di kelas, guru pun masuk kelas dan jam
pelajaran pun dimulai kembali, menit demi menit, jam demi jam
berlalu bell pulang pun tiba, Eza yang lebih dulu keluar kelas
menunggu Chika dan Lisa di depa gerbang, Eza masih teringat
dan terkesan akan kejadian yang baru saja ia alami )



Putra :” Eh… Za kenapa lu? Senyam senyum sendiri ! “
Eza :” Emmhh… pengen tau aja lu ! ”
Putra :” yah gitu kan, lu mah kalau ada apa-apa suka ga mau cerita”
Eza :” Hak dong… “
          ( Tak lama kemudian  Chika dan teman nya lewat )
Eza :” Eh… cewek ! (agak sedikit teriak) ”
Lisa :” Eh siaalan lu, gua punya nama tau ( dengan muka sedikit
              marah) “
Eza :” iya… terserah lu aja deh ”
Lisa :” mau apa sih lu? “
Eza :” Enggak, gua Cuma pengen kenal temen lu doang ko, Hai gua
  Eza, kamu? “ ( sambil mengulurkan tangannya)
Chika :” Aku Chika…” ( sambil menjabat tangan Jodi )
Eza :” Owh… Chika, nama yang bagus “
Putra :” Ehm… bagus sih bagus, tapi tangannya lepas dong, betah
             amat “
Eza :” ah lu Put, syirik aja “
Irwan :” eehhh…”
Eza :” Oh iya, Chika pulang bareng yu…”
Lisa :” Eiits… ga bisa, gua ada acara ama Chika ”
Farah :” iya… ga bisa “
Eza :” Emang ada acara paan sih ?”
Farah :” gua ma si Lisa, mau kerumah Chika “
Eza :” Emh… gua sama Putra  boleh ikut ga Chika ? ”
Chika :” Boleh, kalau bener mau ikut mah “
Eza :” asikk… “
          ( mereka semua pun pergi menuju kerumah Chika, terlihat
wajah putra yang cemberut karna cemburu melihat kebersamaan Chika dan Eza )
Lisa :” Eh…eh kenapa tuh, wajah si putra ? “
Farah :”  Wajah si putra mah emang kaya gitu kali “
Lisa :” nggak kaya biasanya, wajah putra kaya gitu “
Farah :” iya juga ya “
          ( Lisa dan  farah pun menghampiri putra )
Farah :” Put… kenapa sih lu ?, nggak kaya biasanya “
Lisa :” Iya put, dari tadi gua perhatiin wajah lu cemberut aja,
Kenapa ?
Putra :” Lu liat aja deh si Eza sama si Chika “
Lisa :” Owh… gua tau, lu cemburu ya? Ngeliat mereka berdua?”
Putra :” Siapa yang cemburu, Gua nggak suka aja ngeliat mereka
   Berdua “

Farah :” Itu sama aja cemburu dodol “
Putra :” Iya gua cemburu, emang kenapa?”
( Putra pun pergi Meninggalka Lisa & farah, dia memilih
sendiri termenung, ternyata dia merasa cemburu dengan
kedekatan Eza dan Chika )
Lisa :” Eh… ngomong-ngomong sekarang jam berapa nih? “
Farah :” Baru jam 4 “
Lisa :” Hah jam 4? ”
Farah :” Biasa aja kali “
Lisa :” nggak kerasa ya dah sore lagi “
Chika :” iya ya…”
Lisa :” pulang yuk? udah sore ni “
Farah :” yuk…  Putra, Eza mau pulang ga?”
Putra :” yuk pulang, dari tadi ke ngajakin pulang teh “
Eza :” yah… koq pada pulang, jangan pulang dulu atuh, masih betah
ni “
Chika :” Iya… jangan dulu pulang atuh…? “
Lisa :” Maaf chika, udah sore ni “
Chika :” Emh… yadah deh kalau mau pulang, tapi lain kali main lagi
            Ya? “
Eza :” pasti… kita main lagi  koq “
Putra :” huuhh… maunya “
Lisa :” Iya… pasti kita main lagi kesini koq chik, iya ga put?” (sambil
         menupuk punggung Putra )
Putra :” Hem… iya kali “
Farah :” ya udah ya chik, kita pamit pulang ya… Dah Chika
Chika :” dah… semuanya “
Eza :” dah Chika… “

          ( akhirnya mereka pun pulang kerumahnya masing-
Masing, Keesokan harinya disekolahan tepatnya dilapaangan pada jam istirahat Eza merasa perasaanya tidak bisa di pendam lagi, ia ingin mengungkapkan perasaan itu kepada Chika, akan tetapi ia tidak memiliki keberanian yang besar untuk mengungkapkannya )

Eza :” Lis…
Lisa :” Emh… apa ? ”
Eza :” kenapa ya, hati gua jadi kaya gini ?”
Lisa :” sama siapa? ”
Eza :” Sama nenek lu ! ya… sama si Chika lah “
Lisa :” Wes gila… kenapa lu ga ungkapin aja sama si Chika  “
Eza :” Maunya sih gitu, tapi gua takut…”
Lisa :” Takut…? Maksud lu takut di tolak gitu ? ”
Eza :” Emh… iya “
Lisa :” ya… takut, masalah di tolak mah belakangan, yang penting lu
          udah  ungkapin perasaan lu sama dia, terus dari pada direbut
          ma orang lain  gimana? “
Eza :” iya juga sih, terus apa yang harus gua lakuin? Gua
          binggung nih ?
Lisa :” ya udah sekarang kita cari Chika, ungkapin deh perasaan lu
           sama dia, Ok ! “
Eza :” Iya deh… “
          (mereka pun mencari Chika kekantin, Setibanya di kantin
Eza dan Lisa menghampiri Chika, yang kebetulan Chika
sedang  makan siang dengan Farah dan putra)
Eza :” Hai…”
Chika :” Hai…”
Eza :” boleh gabung ga ? ”
Putra :” Nggak… nggak boleh!!! “
Lisa :” Putra… apa-apaan sih lu? “
Chika :”Gabung aja…”
          ( dengan rasa marah, kesal, dan cemburu putra pun
 meninggalkan mereka )
Chika :” mau kemana put ?” (sambil menarik tangan putra )
Putra :” mau ke perpus…!!! “
Chika :” Putra…! “
Farah :” Putra kenapa sih? “
Lisa :” biar gua aja, yang nyusul putra “
Eza :” ya udahlah tenang aja, Putra lagi sensi kali “
Chika : ( khawatir )
Eza :” Chika… aku bisangomong 4 mata nggak sama kamu ?”
Chika :” Hah 4 mata ?”
Eza :” iya 4 mata, kau sama kamu dong? “
Chika :” Emh… ya udah, dimana ?
Eza :” disini aja… Farah sssttt (sambil memberi tanda-tanda untuk
Farah supaya pergi )
Farah :” Iya… gua ngerti
Chika :” Emang kamu mau ngomong apaan sih? Ampe si Farah di
    usir “
Eza :” Sebelumnya maaf ya chik…”
Chika :” Koq minta maaf? Emang kamu punya salah sama aku ?
Eza :” Emh… nggak ( Eza pun bingung mau ngomong apa) 
Chika :” Terus…? “
Eza :” Emh… Chik, sebenarnya aku… suka sama kamu, aku sayang
          ma kamu, Emh… kamu mau nggak jadi pacar aku ? ( Sambil
          memegang tangan chika )
Chika :” Hah… pacar ? “
Eza :” Iya… “
Chika :” Aduh maaf za,  aku ga bisa “
Eza :” ga bisa ? ”
Chika :” Iya… nggak bisa, aku ga bisa nolak kamu za “
Eza :” Hah… jadi kamu terima aku ? ”
Chika :” Iya…” ( sambil tersenyum malu )
Eza :” Yess…!!! ( Eza pun melompat kegirangan )

          (Eza sangat senang karena cintanya, akan tetapi disis lain
 putra yang juga menyimpan perasaannya pada chika
haruslah merelakan perasaannya itu )

Lisa :” Eh… put, kenapa sih lu? Akhir-akhir ini sikap lu berubah
Banget “
Putra :” lu pengen tau gua kenapa? Gua tuh kaya gini karena gua
   Broken Heart… “
( Tiba-tiba farah pun datang dan mendengar bahwa putra
sedang patah hati )
Farah :” Wesst… Broken Heart sama siapa lu? “
Lisa :” Farah apa an sih lu dating –datang langsung nyamber aja “
Farah :” Nyamber… ayam kali nyamberrr…”
Lisa :” Nyamber mah bukannya, nyamber goreng, nyamber tomat
ya? “
Farah :” Itu mah Samballl… !!!( dengan suara keras )
Lisa :”  Oh…!!! “
Farah :” Eh… udah-udah jadi kepotong tuh ceritanya, lanjuin put
     kenapa lu? “
Putra :” Sebenarnya gua malu buat cerita ini semua sama kalian,
    tapi ini semua udah terlanjur, Gua harus jujur, sebenarnya
    gua tuh…”
Lisa :” Tunggu dulu, bukannya jujur mah, jujur kacang ijo ya ? ”
Farah :” Itu buburr…!!! Lisa, udah tau lagi serius, becanda lagi “
Lisa :” Iya maaf… Lajutin put “
Putra :” Sebenarnya gua tuh suka sama chika “
Lisa  :” Haah…  Ga salah put ? ”
Farah :” Waw… luar biasa “

Putra :” Iya… gua suka sama Chika, Gua sayang sama dia, gua
    pengen dia jadi cewek gua, Tapi… “

          ( Tiba-tiba Chika dan Eza pun datang )

Chika :” Tapi kenapa put? “
Putra :” Chika… Eza… “
Lisa :” Ungkapin aja put “
Putra :” Chik… sebenarnya aku suka sama kamu, aku sayang sama
    kamu “  
Chika :” Emh… Putra, maaf banget ya, gua juga sayang sama lu, tapi
   sayangnya gua tuh gak lebih dari sahabat aja, gak lebih put,  
   Sebelumnya gua minta maaf, tapi itu memang kenyataannya,
   Emh… gua dah jadian sama Eza, maaf banget ya put? ”
Putra :” Iya… gak apa-apa koq, gua seneng kalau lu seneng, dan lu
    Eza jaga Chika ya… jangan sampe lu sakitin dia…!!! Kalau lu
    sakitin dia lu akan berhadapan… “
 Lisa :” Berhadapan sama siapa put? “
Putra :” Ya… sama bapaknya lah, masa sama gua “
Lisa :” Gua kira ??? “
Eza :” Iya… gua janji bakalan jaga dia, dan gak bakalan bikin dia
sakit gigi,  Eh… salah, sakit hati maksud gua “
Lisa :” Eh… ( Sambil menepuk punggung Putra )  Dari pada gitu
mendingan kita hibur penonton, Kita nyanyi lagu tetap
semangat supaya semua yang ada di sini ga ada yang patah
semangat… “

Saat ini anda sudah membaca tentang Contoh Naskah Drama anak sma yang kami berikan diatas, semoga bisa menjadi info bermanfaat ya, dan jangan lupa baca selengkapnya disini untuk Kumpulan Naskah Drama yang lainnya juga.

0 Response to "Contoh Naskah Drama anak sma"

Posting Komentar