Contoh Naskah Drama film korea

Contoh Naskah Drama film korea - Kami akan sampaikan disini Contoh Naskah Drama film korea lengkap sekali sehingga anda bisa mendapatkan Contoh Naskah Drama film korea dini selengkapnya dan tentunya ini akan bisa menjadi Contoh Naskah Drama film korea untuk pertunjukan anda dan tentunya Contoh Naskah Drama film korea ini akan bisa menjadi salah satu prestasi anda disaat anda melakukan Drama dengan teman-teman anda dipentas. Ini adalah salah satu Contoh Naskah Drama film korea terbaik yang bisa kami posting dan bisa menjadi pelajaran yang sangat berguna sekali karena Cerita Contoh Naskah Drama film korea ini sangat menyentuh hati, kocak dan sangat menyenangkan sekali saat dipentaskan dengan teman-teman nantinya.

Untuk itu dapatkan Contoh Naskah Drama film korea ini disini yang kami berikan lengkap sehingga bisa menjadi pertunjukan yang sangat bagus sekali, dan anda akan mendapatkan nilai bagus untuk Contoh Naskah Drama film korea ini, lengkap sekali Contoh Naskah Drama film korea ini dan pastinya kamu semua akan puas dengan Contoh Naskah Drama film korea tersebut, dan untuk untuk itu langsung dapatkan Contoh Naskah Drama film korea dibawah ini yang sobat semua.

Naskah Drama Bahasa Indonesia "Dream High"

Pemeran :

    Jinkuk
    Tuan Shin
    Sam Dong
    Juri
    Fans 1
    Guru Shi
    penjaga
    Ibu Samdong
    Baek hi
    Guru Kang
    Fans 2      
    Hye Mi


 Sound track :

            Jar of Hearth, Christina Perri
            Maybe, OST Dream high 1 (Kim soo hyun, Suzy)
            22, Taylor Swift
           Hands Up, 2 PM
           When I Was Your Man, Bruno Mars
           Dream High, OST Dream high 1 (Taecyeon, Suzy, Joo, Wooyoung, Kim Soo Hyun)


DREAM HIGH

Terdapat satu gadis cantik bernama Hyemi yang saat itu selalu dipuji setiap orang. Disisinya terdapat Baek Hi yaitu sahabatnya yang penampilannya berbeda jauh dengannya. Mereka mengikuti audisi untuk memasuki SMA Favorit dan hanya salah satu dari mereka yang bisa lolos.

*Saat Audisi*

Guru : “Hanya ada satu orang yang bisa lolos diantara kalian.”
Baek Hi : “Tidak, aku rela tidak lulus asal kita bersama.”
Hyemi : “Aku akan meninggalkan dia, bila aku yang diterima.”
Baek Hi : “Tapi Hyemi, bukankah kita sudah berjanji untuk selalu bersama?”
Hyemi : “Tidak. Aku tidak pernah berjanji untuk itu.”
Guru :  “Tidak, kau salah paham. Bukan kamu yang lolos Hyemi. Tapi temanmu!”
Hyemi : “Apa? hah, tapi ini tidak mungkin. Aku kelas satu sedangkan dia hanya kelas tiga.”
Baek Hi : “Jadi,.. selama ini.. begitu. Kau menganggap ku.. Baiklah, aku rasa aku sudah salah paham tetang mu.”
Hyemi : “Ya” (melirik Baek Hi sambil berjalan keluar ruangan)
Saat Hyemi keluar, Jinkuk masuk dan membuat keonaran di ruang audisi dengan cara menyemprotkan tabung gas pemadam kebakaran untuk mengulur waktu.
Penjaga : “Hey kau! Apa yang kau lakukan?” (mencoba menangkap Jinkuk)
Penjaga itu pun dapat menangkap Jinkuk dengan mudah dan tanpa perlawanan sedikit pun.
Penjaga : “Ayo, keluar sekarang!”

*Di rumah Guru Kang *

Hyemi baru pulang.
Hyemi : “Aku pulang.”
Hyemi melihat Jinkuk keluar dari kamar mandi.
Hyemi : “Kau.. tinggal disini juga?”
Jinkuk : “Hmm..” (mengangguk)
Guru Kang datang.
Guru Kang : “Oh kau, (melihat Hyemi)  Oh ya sebenarnya, kau dan Jinkuk mendapat panggilan dari Kirin. Kalian akan masuk jalur khusus. Tapi..”
Jikuk : “ Tapi apa?”
Guru Kang : “Tapi kau harus membujuk anak bernama Samdong untuk ikut masuk.”
Hyemi : “Siapa dia?”
Guru Kang : “Entahlah”
Hyemi : “Caranya?”
Guru Kang : “Soal itu, kalian harus mencari solusinya sendiri.”
Jinkuk : “Dimana dia?”
Guru Kang : “Di desa Nam Won.”
Hyemi : “Ah, serahkan saja padaku”
Jinkuk : “Dan caranya adalah..”
Hyemi : “Tehnik wanita cantik.” (tersenyum)
Jinkuk : “Tehnik wanita cantik?” (melihat Hyemi dengan heran)
Hyemi mengangguk.
Keesokan Harinya…

*Nam Won*

Hyemi : “Aku harus mencarinya kemana?”
Segerombol orang pun berteriak.
Orang-orang : “Samdong! Samdong!”
Hyemi memperhatikan orang orang itu.
Hyemi : “Ah, itu dia.”
Hyemi berlari menghampiri Samdong.
Hyemi : “Samdong!” (berteriak)
Hyemi dan Samdong duduk di pinggir jalan.
Hyemi : “Kirin adalah sekolah favorit. Dan kau sudah masuk jalur khusus. Jadi, apa kau mau kesana?”
Samdong : “Tidak. Aku tidak mau kesana. Aku harus menjaga Ibuku.”
Hyemi : “Ayolah”
Samdong : “Beri aku satu alasan untuk pergi kesana.”
Hyemi : “Aku membutuhkan mu.”
Samdong : “Ha?” (menoleh ke Hyemi)
Hyemi : “Kumohon datang lah”
Samdong : (berdiri) “Aku saja tidak mengenalmu” (Samdong pergi meninggalkan Hyemi)
Hyemi : (kesal, berteriak) “Baiklah, terserah denganmu!”
Hyemi pulang. Tetapi, Samdong akhirnya datang ke Kirin. Tiga murid yang selama ini ditolak di Kirin akhirnya diterima dan mendapat kelas khusus.
Jinkuk, Samdong, dan Hyemi diperlakukan sangat berbeda dari murid lain. Mereka tidak boleh memakai ruang latihan. Ketika Showcase pun, mereka tidak diikut sertakan. Akhirnya hanya Baek Hi yang dapat ikut Showcase. Tapi Jinkuk berhasil tampil di Showcase untuk menggantikan Jason tampil bersama Baek Hi.
Disisi lain, Samdong dan Hyemi mengadakan Showcase palsu di gedung sekolah, tepatnya di aula. Samdong dan Hyemi menyanyi bersama.
Setelah mengadakan Showcase, Jinkuk dan Baek Hi ditawarkan untuk debut. Hyemi mendengar kabar itu dan langsung merasa kecewa pada Jinkuk.
Jinkuk : “Maaf kan aku Hyemi, sebenarnya aku tidak bermaksud untuk”
Hyemi : (memotog pembicaraan Jinkuk) “Lalu, kenapa kau melakukannya? Bukankah kau sendiri yang bilang kalau kau ingin berdiri di panggung bersama ku”
Jinkuk : “Aku mempunyai alasan sendiri Hyemi”
Dari arah lain, datang Baek Hi.
Baek Hi : “Jinkuk” (berteriak)
Melihat Baek Hi, Hyemi pun pergi meninggalkan Jinkuk. Baek Hi tersenyum sinis.
Jinkuk pergi bersama beberapa murid yang juga terpilih untuk melakukan debut. Hyemi pun merelakan Jinkuk pergi. Jinkuk pergi selama 200 hari untuk melakukan latihan dan debut, Ia pun menjadi terkenal dan tergabung dengan grup ‘K’ yang tentu saja mempunyai banyak fans.
Setelah 200 Hari…

*Didepan Rumah Guru Kang*

Hyemi ingin memberikan Jinkuk hadiah tapi Ia justru diserang oleh fans Jinkuk.
(Hyemi berjalan masuk rumah Guru Kang)
Fans : “Hei kau! Untuk apa kau masuk kedalam?” (bertanya dengan ketus)
Hyemi : “Heh, aku tinggal disini”
Fans : “Ha, mana mungkin” (mendekati Hyemi) “Ini rumah kak Jinkuk”
Fans : “Beraninya kau bicara seperti itu!”
Salah satu fans Jinkuk menarik rambut Hyemi.
Hyemi : “Hei kau!”
Hyemi membalas kelakuan fans itu dengan menginjak kakinya. Tetapi itu sia-sia. Para fans itu pun malah semakin brutal. Hadiah yang akan diberikan Hyemi pun jatuh.
Karena mendengar suara keributan, Jinkuk pun keluar. Jinkuk melihat Hyemi sedang diserang oleh para fansnya.
Jinkuk : “Hey, hentikan!” (berteriak, melerai)
Setelah terlerai,
Jinkuk : “Dia adalah temanku!”
Para fans mendengar itu pun merasa bersalah dan langsung meminta maaf pada Hyemi.
Hyemi yang sudah acak-acakkan pun tidak menerima perlakuan seperti itu dan langsung masuk dengan langkah yang cepat tanpa berkata apa pun pada para fans Jinkuk.
Hyemi : “Dasar fans yang gila!”
Jinkuk  meyarankan agar para fansnya untuk pulang karena sudah malam.
Jinkuk melihat sekotak hadiah dan memungutnya. Jinkuk membuka hadiah itu, dan terdapat surat didalamnya.
Jinkuk : (tersenyum) “Dari Hyemi, untukku. Ternyata dia sudah berubah”
Jinkuk masuk, dan menitipkan oleh-oleh untuk Hyemi kepada Guru Kang.
Jinkuk : “Guru, tolong berikan ini pada Hyemi”
Guru Kang : “Kenapa bukan kau saja? Bukankah dia ada di kamarnya?”
Jinkuk : “Dia sedang marah padaku”
Guru Kang : “Sekarang ada apa lagi?”
Jinkuk : “Dia marah pada fans ku karena sudah menyerangnya tadi”
Guru Kang : (mengambil barang bawaan Jinkuk) “Baiklah”
Seminggu kemudian…

*Jepang*

Mereka pergi ke Jepang untuk liburan.
Guru Kang bertanya pada Guru Shi tentang keberadaan muridnya.
Guru Kang : “Guru Shi, apa kau melihat Hyemi dan Samdong?”
Guru Shi : (bingung) “Apa mereka ikut?”
Guru Kang : (menoleh ke kiri dan kanan) “Kemana anak-anak itu?”
Merasa ada yang salah, Jinkuk mencari Hyemi dan Samdong.
Hyemi dan Samdong tersasar tanpa membawa sepeser uang pun. Mereka memutuskan untuk mengamen. Saat sedang menghitung uang yang mereka peroleh, Jinkuk datang dengan terengah-engah.
Jinkuk : “Hei kalian, dari mana saja?”
Samdong : “Kenapa kau tak datang lebih awal?”
Jinkuk : “Apa itu salah ku? Dan kenapa kau tak menelpon ku atau Guru Kang? Malah mengamen”
Samdong : (menghembuskan nafas) “Semua barang kami, ada di Guru Kang”
Hyemi : “Sudahlah. Ayo kembali ke hotel. Aku sudah sangat lapar.”
Malamnya, mereka pergi kesebuah konser jalanan. Para murid Kirin pun ikut memeriahkan konser itu.
Produser grup ‘K’, Tuan Shin, melihat kemampuan menyanyi Hyemi yang menurutnya lebih bagus dibandingkan dengan Baek Hi. Tuan Shin pun berniat untuk menggantikan posisi Baek Hi dengan Hyemi di grup ‘K’.
Liburan selesai. Mereka kembali ke Korea.
Tuan Shin, mengajukan permintaan agar Hyemi mau bergabung dengan grup ‘K’.
Tuan Shin : “Hyemi, ku lihat kau sangat berbakat dalam bidang menyanyi. Jadi, aku mau merekrut mu sebagai artis ku. Melakukan debut, lalu bergabung dengan grup ‘K’, menggantikan posisi Baek Hi.”
Hyemi : “Baek Hi?”
Tuan Shin : “Ya, tentu saja. Kau lebih berbakat darinya.”
Hyemi : (tersenyum) “Maaf, tapi tidak”
Tuan Shin : “Kenapa? bukankah ini yang kau inginkan? Melakukan debut..” (heran)
Hyemi : “Aku akan menerimanya, jika aku adalah diriku setahun yang lalu.”
Tuan Shin : “Tidak perlu terburu-buru. Aku akan memberi mu waktu seminggu untuk berfikir.”
Hyemi : “Itu tidak perlu.” (berdiri) “Terima kasih atas tawaran mu. Sampai jumpa.” (membungkuk, tersenyum, dan keluar dari ruangan)
Saat keluar dari ruangan, Hyemi mendapati Baek Hi sedang duduk di barisan bangku. Hyemi melewati Baek Hi begitu saja. Tapi, Baek Hi menarik tangan Hyemi.
Baek Hi : “Apa kau menerimanya?”
Hyemi : “Apa?”
Baek Hi : “Tawaran itu”
Hyemi : (tersenyum) “Kenapa kau ingin tahu?”
Baek Hi : “Kenapa harus kau?”
Hyemi  : “Apanya?”
Baek Hi : “Kau sudah terlahir untuk memiliki semuanya. Ini adalah posisiku. Dan kau mau mengambilnya? Aku sudah bersusah payah untuk mencapai posisi ini kau tahu? Jadi tolong jangan merebutnya dari ku.”
Hyemi melepaskan tangan Baek Hi dan tersenyum lalu pergi meninggalkan Baek Hi.
Keesokan Harinya…

*Dirumah Guru Kang*

Guru Kang : “Apa kau melihat Samdong?”
Hyemi : “Tidak”
Jinkuk : “Mungkin dia pulang ke desanya”
Hyemi pun menelpon Ibu Samdong.
Hyemi : “Halo bibi, bagaimana kabar bibi?”
Ibu Samdong : “Ah, Hyemi. Bibi baik-baik saja. Bagaimana dengan Samdong?”
(Hyemi melirik Guru Kang)
Hyemi : “Samdong… baik-baik saja bi.”
Ibu Samdong : “Baguslah kalau begitu. Hyemi, bibi sedang membuat khimci. Jadi..”
Hyemi : “Ah, ya. Baiklah kalau begitu. Jaga kesehatan bibi ya..”
Hyemi menutup telponnya.
Hyemi : “Dia tidak bersama Ibu nya.”
Jinkuk : “Anak ini selalu membuat khawatir”
Guru Kang : “Kita harus mencarinya. Akan ada pelajaran tentang menciptakan lagu.”

*Di Jalan*

Samdong merasa frustasi karena pendengarannya yang memburuk. Ia memutuskan merubah sikapnya. Ia menjadi lebih dingin pada Hyemi. Bahkan Samdong tidak mau masuk sekolah. Seminggu berlalu, Samdong pun memutuskan untuk kembali ke rumah Guru Kang.

*Malam hari, Rumah Guru Kang*

Sampai akhirnya Hyemi tahu bahwa Samdong mengalami gangguan pada telingannya . Hyemi saat itu merasa sangat bersalah.
Hyemi : “Apa, pendengaran mu ini, karena aku?”
Samdong : “Bukan karena mu Hyemi.”
Samdong merasakan dengungan pada telinganya.
Hyemi : “Lalu, bagaimana ini terjadi?”
Samdong : “Ini bukan karena mu”
Hyemi : (menangis) “Apa kau bisa mendengarku?”
Samdong : “Sudah ku bilang, ini Bukan karena mu!” (berteriak)
Hyemi mendekati Samdong, menggenggam tangannya, sambil menangis.
Samdong : “Sudah ku bilang, ini bukan karena mu Hyemi”
Datang Guru Kang.
Guru Kang : “Apa yang terjadi?”
Hyemi : (menangis) “Guru, tolong bantu kami. Apa yang harus kami lakukan?”
Hyemi menceritakan semuanya pada Guru Kang. Guru Kang meyarankan untuk Samdong menggunakan alat bantu pendengaran.
Samdong berusaha menciptakan lagu baru. Ia lebih sering menyendiri dan akhirnya ia berhasil menciptakan lagu berjudul “DREAMING” yang akan dinyanyikan saat Showcase.
Saat Showcase berlangsung, Hyemi membantu Samdong membawakan lagu tersebut karena Samdong tidak dapat mendengar.

*Dibelakang panggung*

Baek Hi : “Hyemi, tunggu”
(Hyemi berbalik)
Hyemi : “Ada apa?”
Baek Hi : “Terima kasih.”
Hyemi : “Untuk?”
Baek Hi : “Kau telah menolaknya”
(Hyemi tersenyum)
Datang Jinkuk.
Jinkuk merangkul Hyemi dan Baek Hi menuju ke atas panggung.
Jinkuk : “Ayo kita menyanyi bersama.”
(Hyemi dan Baek Hi melirik Jinkuk, Jinkuk hanya tersenyum)
Jinkuk, Hyemi, Baek Hi, dan Samdong menyanyi bersama di atas panggug. Saat selesai mereka saling merangkul dan melakukan high five.

                                      - Selesai -

Saat ini anda sudah membaca tentang Contoh Naskah Drama film korea yang kami berikan diatas, semoga bisa menjadi info bermanfaat ya, dan jangan lupa baca selengkapnya disini untuk Kumpulan Naskah Drama yang lainnya juga.

0 Response to "Contoh Naskah Drama film korea"

Posting Komentar